Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) Tahun 2019 Kembali Dilaksanakan

MAKASSAR – Pemerintah melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melaksanakan kembali program PSKK tahun anggaran 2019. Program ini telah dilaksanakan sebanyak empat kali dimulai pada tahun 2013, 2014, 2015 dan 2019.

Melalui program ini pemerintah ingin mendorong percepatan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja karena kebutuhan akan jumlah tenaga kerja siap pakai yang semakin meningkat. Hal ini juga sejalan dengan amanah UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 18 ayat 1 dan 2 bahwa tenaga kerja berhak memperoleh pengakuan kompetensi kerja melalui sertifikasi kompetensi kerja. Sertifikasi ini juga sebagai salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia serta membuktikan bahwa tenaga kerja negara kita juga mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar.

Pelaksanaan Uji Sertifikasi Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) bidang keuangan telah dimulai

Inilah yang mendasari LSP Manajemen Keuangan (LSP MakU) juga tidak ingin ketinggalan mengambil peran untuk menyukseskan apa yang dicita-citakan pemerintah.  Dimulai pada tanggal 10 Mei 2019 LSP MakU telah menjalankan kegiatan uji sertifikasi di bidang Keuangan. Dengan skema Penyusunan dan Analisis Laporan Keuangan yang diujikan, kegiatan ini sendiri akan berakhir sampai bulan juli.

Diharapkan PSKK Dapat Mondorong Kemajuan SDM Indonesia

Yusdiman, salah satu peserta uji sertifikasi menginginkan program seperti ini sering dilaksanakan

Excellent, program yang tentunya bukan hanya sekedar exercise tapi sebagai ukuran yang menjadi dasar atas kompetensi para Profesional keuangan dan akuntansi. Serta sangat membantu bagi teman-teman para pencari kerja untuk meningkatkan kualitas portofolionya. Harapan saya kedepannya, program seperti ini dapat dilaksanakan lebih intens..”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *