Komitmen Pemerintah Daerah Memberantas Korupsi Melalui LSP MakU

Bupati Luwu Utara, Indah Putri

Kabupaten Luwu Utara (Lutra) merupakan kabupaten yang memegang komitmen dalam membantu pemerintah memberantas korupsi. Bagaimana tidak, selama 2016-2017 terdapat 110 kasus korupsi dana desa dengan kerugian negara mencapai Rp 30 Miliar (sumber : Indonesian Corruption Watch). Korupsi yang dilakukan pemerintah desa antara lain penggelapan, penyalahgunaan anggaran, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, mark up, laporan fiktif, pemotongan anggaran dan suap.

Penyebab korupsi dana desa ada beberapa faktor, salah satunya karena terbatasnya kompetensi kepala desa dan perangkat desa. Keterbatasan ini khususnya mengenai teknis pengelolaan dana desa, pengadaan barang dan jasa, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan desa. Maka dari itu untuk mencegah korupsi dana desa semakin meluas, Bupati Luwu Utara, Indah Putri, memberikan kesempatan bagi bendahara desanya mengikuti pendidikan dan pelatihan tata kelola keuangan. Diklat tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Manajemen (LM) Universitas Patria Artha selaku TUK (Tempat Uji Kompetensi) LSP Manajamen Keuangan.

Suasana Pelaksanaan Uji Kompetensi Bendahara Desa Luwu Utara

Pelaksanaan diklat dimulai hari rabu tanggal 6 Desember 2017 yang kemudian diambil alih oleh LSP MakU untuk menguji para bendahara desa tiga hari kemudian (9/12/2017). Terbagi menjadi dua angkatan, pelaksanaan sertifikasi dan uji kompetensi metode praktik dan tertulis dimulai pada pukul 09.00 WITA sampai pukul 12.00 siang. Kemudian dilanjutkan ujian metode wawancara dengan asesor pada pukul 16.00 WITA dengan jumlah asesor yang diturunkan sebanyak sembilan orang. Uji kompetensi inilah tahap terakhir yang harus dilalui asesi. Setelah mendapat rekomendasi kompeten dari asesor, asesi berhak mendapatkan sertifikat kompetensi dan itu berarti mereka telah diakui kompeten dalam bidang bendahara dan sudah laik dianggap mahir dalam mengelola keuangan desa.

Dengan adanya kegiatan sertifikasi ini, diharapkan semua bendahara desa memiliki kecakapan akuntansi dan administrasi serta membentuk bendahara yang kompeten dalam mengelola dana di desanya masing-masing secara tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *