Hebat! LSP MakU Pionir Sertifikasi Profesi di Indonesia Timur

Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Sumarna F. Abdurahman mengapresiasi keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan (LSP Maku) sebagai pioner Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di Indonesia Timur.

Hal tersebut disampaikan saat membawakan saat membawakan materi berjudul Pengembangan Program Diklat SDM Kesehatan Penerbangan Berbasis Kompetensi, pada seminar kesehatan penerbangan yang dilaksanakan oleh Universitas Patria Artha, Sabtu 28 April 2018, di Aula Universitas Patria Artha.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Patria Artha Bastian Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sulsel Rachmat Latief dan perwakilan Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, Pangkoops AU, serta peserta seminar.

Menurutnya, kontribusi Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan (LSP Maku) dalam pengembangan beberapa LSP di kawasan Indonesia Timur begitu besar dan patut diapresiasi.
“LSP Maku merupakan pionir pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi di Indonesia Timur, sehingga saat ini di Indonesia bagian Timur sudah ada beberapa LSP yang dilisensi oleh BNSP,”katanya.

Memang tidak dipungkiri pentingnya sebuah profesi untuk disertifikasi. Hal tersebut sesuai amanat Undang-Undang (UU) 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Persetujuan Umum Perdagangan Bidang Jasa (General Agreement on Trade in Service/GATS) 1995, diperlukan pengakuan kesetaraan (Mutual Recognition Agreement/MRA) sebagai mekanisme untuk menilai kualifikasi tenaga kerja.

Direktur LSP MaKU, Indri Septiani menuturkan, pemberlakuan sertifikat kompetensi di Indonesia telah diakomodir sekitar kurang lebih 20 peraturan perundang-undangan.

Salah satunya di bidang Manajemen Keuangan. LSP Manajemen Keuangan yang telah diberikan lisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi sejak tahun 2010 sebagai lembaga sertifikasi profesi yang mensertifikasi para tenaga kerja di bidang Manajemen Keuangan.

“Sampai saat ini, LSP Maku telah mensertifikasi kurang lebih 6.000 para pengelola keuangan untuk 25 ruang lingkup yang dilisensi,”ujarnya.

Profesi yang dilisensi termasuk aparat desa (kepala desa, bendahara desa, sekretaris desa dan Badan Permusyawaratan Desa), bendahara SKPD, Majelis Tuntutan Ganti Rugi, Kasir, Pengelola Kas, bagian Pembukuan dan Penyusunan Laporan Keuangan.

Salam Kompetensi!!! (SDM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *