LSP MaKu Segera Terakreditasi KAN

Direktur LSP MaKU Indri Septiani

Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan (LSP MaKu), Indri Septiani. (doc/UPA)

2.000 Orang Sudah Disertifikasi

“Background pendidikan dan passion tidak cukup untuk mendukung kinerja seorang staff untuk menjadi tenaga keuangan di kantornya.
Selalu ada celah untuk penyelewengan.
Baik dari dari dalam maupun factor luar.
Makanya perlu pendalaman pemahaman serta akreditasi agar seseorang menjadi soosk yang andal dalam pengelolaan keuangan dalam suatu organisasi.
Untuk sertifikasi, masyarakat tidak perlu bingung. Pasalnya Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan (LSP MaKu) di Universitas Patria Artha ada di Makassar.
Lembaga ini hanya ada ada satu di Indonesia Timur loh!”

Setelah terbitnya UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 dilanjutkan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan PP 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional menunjukkan bahwa pelaksanaan sertifikasi tenaga kerja di berbagai sektor semakin meningkat.

Di Indonesia satu-satunya lembaga yang mendapat lisensi BNSP adalah Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan (LSP MaKu).

Tugas utama LSP MaKU adalah untuk mensertifikasi tenaga kerja atau calon tenaga kerja bidang keuangan.

Direktur LSP MaKU Indri Septiani mengungkapkan, sertifikasi kompetensi sangat penting karena menjadi pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan.

“Adanya sertifikasi kompetensi memastikan tenaga kerja terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Indri.

Indri mengatakan, sejak 2010 hingga sekarang, LSP MaKU telah mensertifikasi 4000 orang. 2000 di antaranya telah dinyatakan kompeten. Cakupan kerja LSP MakU pun sangat luas yakni dari Sabang sampai Merauke.

Selain menjadi satu-satunya di Indonesia, keunggulan lain LSP MaKU yakni segera mengantongi akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

“Rencananya April ini kami telah terakreditasi oleh KAN,”tuturnya.

Lebih jauh Indri menambahkan, saat ini pihaknya akan menyasar sekolah menengah dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk disertifikasi.

Hal tersebut sesuai amanat undang-undang nomor 12 tahun 2012 yang menyebutkan mahasiswa harus memiliki sertifikat kompetensi.

Di samping itu, bersama LM Universitas Patria Artha, LSP MaKU juga mendorong agar perangkat desa dan kepala sekolah dapat tersertifikasi.

“Mereka ini mengelola uang negara. Jangan sampai karena ketidak tahuan mereka, mereka bisa tersandung kasus hukum,” tegasnya. (dee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *